September 7, 2026
IMG-20260724-WA0008

*MOGOK MASSAL NAKES TTU: “SILAKAN 30 ANGGOTA DPRD AMBIL ALIH PELAYANAN”*

Fajar Aktual Jumat 24 Juli 2026

TTU — Seluruh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Timor Tengah Utara resmi menghentikan pelayanan sementara mulai Kamis, 24 Juli 2026. Keputusan itu tertuang dalam surat resmi IDI Cabang TTU dan merujuk pada hak yang dijamin Pasal 273 UU Kesehatan No.17 Tahun 2023.

Kecuali pertolongan nyawa darurat, seluruh layanan di puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lain dihentikan sebagai bentuk protes keras dan tuntutan keadilan.

Pemicunya adalah peristiwa kekerasan yang menimpa dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Menurut pernyataan Nakes TTU, alih-alih mendapat perlindungan, tenaga kesehatan justru mendapat ancaman, hinaan, dan intimidasi dari pihak yang seharusnya menjadi wakil rakyat.

” Kami datang mengabdi untuk rakyat, bukan untuk diancam dan diintimidasi,” tegas koordinator aksi dalam rilis yang diterima redaksi.

Dalam pernyataan terbuka, Nakes TTU menantang 30 Anggota DPRD TTU untuk langsung turun ke lapangan.

” Silakan 30 Anggota DPRD TTU sekalian ambil alih! Kalau merasa lebih hebat, lebih berkuasa, dan lebih tahu cara merawat pasien, silakan berdiri di IGD, pegang alat medis, tanggung risiko nyawa, dan layani rakyat TTU dari pagi hingga malam,” tulis pernyataan tersebut.

Nakes menegaskan aksi ini bukan karena malas bekerja. Ada tiga poin utama yang mereka suarakan:

*Pertama*, tanpa rasa aman tidak ada pelayanan yang layak.

*Kedua*, intimidasi terhadap satu Nakes adalah serangan terhadap kesehatan seluruh rakyat.

*Ketiga*, keadilan untuk dr. Icha adalah syarat mutlak mereka kembali bertugas.

Mereka juga mendesak agar pelaku intimidasi diproses sesuai Pasal 530 KUHP serta kode etik jabatan. “Jangan harap kami kembali bekerja tenang selama pelaku masih berjalan bebas dan belum dipertanggungjawabkan,” lanjut pernyataan itu.

Aksi ini memicu respons luas di media sosial dengan tagar #MogokMassalNakesTTU #30ADPRD_SilakanRawatRakyat #Pasal273UU_Kesehatan #KeadilanUntukDrIcha #LindungiNakes.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPRD TTU terkait tantangan untuk mengambil alih pelayanan kesehatan.

Ana Funan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *