September 18, 2026
IMG-20260911-WA0022(1)

Jeneponto, Fajaraktualonline.com – Sulawesi Selatan — Semangat menjaga adat, budaya dan nilai-nilai kearifan lokal terus digaungkan di tengah perkembangan zaman. Salah satunya melalui Laskar Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng, sebuah komunitas yang hadir dengan semangat mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus mendorong generasi muda agar tidak melupakan warisan leluhur.
Komunitas tersebut dipimpin oleh Firman Daeng Ngupa selaku Ketua Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng.

Dengan mengusung semangat “Butta Turatea Tak Boleh Hilang”, komunitas ini menempatkan pelestarian adat dan budaya sebagai salah satu perhatian utama. Bagi mereka, budaya bukan sekadar simbol masa lalu, tetapi bagian dari identitas masyarakat yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

Firman Daeng Ngupa menegaskan bahwa keberadaan Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Butta Turatea.

“Budaya tidak akan pernah hilang di Butta Turatea selama masyarakat tetap menjaga adat, mencintai budaya, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya,” menjadi semangat yang dikedepankan komunitas tersebut.
Merangkul Generasi Muda
Salah satu perhatian Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng adalah bagaimana generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, generasi muda dinilai memiliki peran penting sebagai penerus dalam mempertahankan identitas budaya lokal.
Karena itu, komunitas ini mendorong keterlibatan anak-anak muda dalam berbagai kegiatan sosial, kebudayaan dan silaturahmi masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat budaya lokal tetap hidup dan tidak hanya menjadi cerita dari generasi sebelumnya.

Perkuat Silaturahmi dan Bersinergi dengan Pemerintah
Selain menjaga adat dan budaya, Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng juga membawa semangat mempererat persaudaraan dan silaturahmi antarmasyarakat.
Kehadiran komunitas ini diharapkan dapat menjadi mitra masyarakat dalam kegiatan-kegiatan positif serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah setempat maupun berbagai elemen masyarakat.

Firman Daeng Ngupa menekankan bahwa pelestarian budaya membutuhkan kebersamaan. Pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat memiliki ruang yang sama untuk mengambil bagian.
Dengan semangat tersebut, Laskar Community Kontu Tojeng Cahaya Bawakaraeng memperkenalkan diri sebagai komunitas yang ingin mengambil bagian dalam menjaga marwah adat, memperkuat silaturahmi dan merangkul generasi muda.
“Dari masyarakat, menjaga adat dan budaya Butta Turatea.”
Semangat itu menjadi bagian dari langkah komunitas untuk memastikan nilai-nilai budaya lokal tetap tumbuh, dikenal dan diwariskan dari generasi ke generasi.

 

dg  Pudding 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *