September 7, 2026
IMG-20260801-WA0015

*SMPK ST. YOSEF NOEMUTI RAYAKAN HUT KE-62, AJAK ALUMNI JAGA WARISAN DAN SAMBUT REVITALISASI*

_Fajar Aktual_  

Noemuti, 1 Agustus 2026 – 16.00 WITA

Suasana syukur dan nostalgia menyelimuti halaman SMP Swasta Santo Yoseph Noemuti saat keluarga besar sekolah, alumni dari berbagai angkatan, biarawan-biarawati, pemerintah, dan masyarakat berkumpul merayakan Hari Ulang Tahun ke-62. 

Rangkaian perayaan dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Deken TTU, Rm. Kristo Oki, Pr. Kekhidmatan ibadah semakin terasa dengan kehadiran para biarawan-biarawati asal Noemuti yang juga merupakan alumni, menjadi saksi hidup bahwa sekolah ini telah melahirkan putra-putri terbaik bagi Gereja dan bangsa.

Dalam doa umat, secara khusus dipanjatkan intensi bagi para penjaga dan pendiri sekolah. Nama-nama seperti P. Roger Risse, SVD (alm) sang misionaris yang menaruh semangat besar dalam pendidikan, Bapak Mikhael Salem (alm) Vetor Noemuti, dan Ba’i Gaspar Buni Fios (alm) tokoh adat dengan dedikasi tinggi, kembali dikenang sebagai fondasi berdirinya SMPK St. Yoseph.

Ketua Yayasan Pendidikan Snuna Kefamenanu, Romo Gabriel Bouk, Pr. dalam sambutannya _ujar_ bahwa usia 62 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti kesetiaan lintas generasi dalam mendidik.

“Enam puluh dua tahun adalah buah dari doa, pengorbanan, dan dedikasi. Para misionaris, kepala sekolah, guru, orang tua, alumni, pemerintah, dan masyarakat telah menanam benih kebaikan yang kini kita nikmati bersama,” _pungkas_ Romo Gabriel.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi akademik, tetapi dari kemampuan membentuk manusia yang utuh. Unggul dalam ilmu pengetahuan, teguh dalam iman, luhur dalam karakter, dan setia mengabdi kepada sesama menjadi arah pendidikan yang terus dijaga Yayasan.

Romo Gabriel juga _ujar_ terima kasih kepada Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, para donatur, dan seluruh pihak yang selama ini berjalan bersama Yayasan. Dukungan itu, _pungkasnya_, menjadi energi untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di wilayah perbatasan.

Kepada para alumni yang hadir, Romo Gabriel _ujar_ ajakan khusus untuk tidak melupakan akar.

“Mari kita jaga dan lanjutkan warisan ini dengan semangat baru. Merawat warisan, memperkuat pelayanan, membangun mutu, agar lahir generasi yang menjadi terang bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,” _pungkasnya_.

Momentum HUT ke-62 ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara. Bupati TTU dalam sambutannya _ujar_ bahwa persoalan status tanah sekolah harus segera dipisahkan agar tidak menghambat pengembangan ke depan.

“Kepastian hukum atas tanah adalah syarat mutlak. Saya minta Yayasan dan pihak terkait segera duduk bersama pemerintah untuk menuntaskan administrasi pertanahan demi kemajuan pendidikan di Noemuti,” _pungkas_ Bupati TTU.

Kabar menggembirakan turut disampaikan berdasarkan informasi dari dinas terkait. SMPK St. Yoseph Noemuti ditetapkan sebagai salah satu sekolah penerima program REVITALISASI. Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi peningkatan sarana prasarana dan mutu pembelajaran.

Bagi para alumni, kabar revitalisasi ini menjadi pengingat bahwa sekolah tempat mereka menimba ilmu kini bersiap melangkah ke babak baru. Diharapkan revitalisasi mampu mengembalikan kejayaan SMPK St. Yoseph sebagai pusat pendidikan Katolik tertua dan terdepan di Noemuti.

Perayaan ditutup dengan doa bersama memohon teladan Santo Yoseph sebagai pelindung, agar setiap langkah pengabdian para pendidik dan alumni senantiasa diberkati dan membawa manfaat bagi banyak orang.

Ana Funan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *