September 7, 2026
IMG-20260823-WA0025

makassar, Fajaraktualonline.com – Sorotan: Pekerja Mengaku Kecewa, Penanggung Jawab Belum Berani Memastikan Kapan Pembayaran

Pembangunan Sekolah Rakyat yang telah berdiri dan memasuki tahapan pekerjaan instalasi kelistrikan justru menyisakan persoalan yang menjadi perhatian. Sejumlah pekerja yang terlibat dalam pekerjaan instalasi kelistrikan mengaku hingga kini upah mereka belum dibayarkan secara penuh.

Keluhan tersebut muncul karena para pekerja mengaku telah menyelesaikan pekerjaan sesuai tanggung jawabnya, namun pembayaran upah masih belum memiliki kepastian waktu.

Yang menjadi sorotan, menurut keterangan pekerja, pihak yang disebut sebagai penanggung jawab maupun mandor juga belum dapat memberikan kepastian kapan kewajiban pembayaran tersebut akan diselesaikan.

Salah seorang penanggung jawab bahkan disebut belum dapat menjanjikan kapan dana pembayaran tersedia dan memilih tidak menentukan hari maupun waktu pembayaran.

Kondisi ini membuat sebagian pekerja merasa kecewa. Salah seorang pekerja berinisial A.H.M., yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mempertanyakan mengapa pekerjaan sudah berjalan bahkan bangunan Sekolah Rakyat telah berdiri, sementara hak pekerja masih belum mendapatkan kepastian.

“Kami bekerja dan menyelesaikan pekerjaan. Yang kami harapkan hanya kepastian pembayaran upah. Jangan sampai pekerja terus diminta menunggu tanpa kejelasan,” ungkapnya.

Para pekerja juga mempertanyakan kondisi tersebut karena pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Mereka berharap pelaksanaan program tersebut tidak hanya mengejar penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan hak-hak tenaga kerja yang terlibat di lapangan.

Program pemerintah semestinya berjalan seiring dengan kepastian hak pekerja. Jangan sampai bangunan sudah berdiri kokoh, tetapi keringat para pekerja yang ikut mengerjakannya justru masih harus menunggu tanpa kepastian.

Meski demikian, persoalan ini perlu diklarifikasi kepada pihak pelaksana, penanggung jawab proyek, maupun pihak terkait lainnya. Belum adanya pembayaran bukan serta-merta membuktikan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan dana. Bisa saja terdapat persoalan administrasi, pencairan anggaran, atau mekanisme pembayaran yang sedang berjalan.

Karena itu, pihak yang bertanggung jawab diharapkan terbuka memberikan penjelasan mengenai status pembayaran, kendala yang dihadapi, serta kapan hak para pekerja dapat diselesaikan.

Jika memang terdapat kendala pencairan, para pekerja berhak memperoleh informasi yang jelas agar tidak terus berada dalam ketidakpastian.

Jangan biarkan Sekolah Rakyat berdiri megah, sementara jerih payah pekerjanya masih menggantung.

Pihak pelaksana dan instansi terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat dan tidak menimbulkan kesan bahwa hak pekerja diabaikan dalam pelaksanaan program pemerintah.

 

Kordinator sulawesi selatan 

Muh Yusuf 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *